Salah satu cara untuk memperbaiki kesalahan exposure pada foto adalah dengan menggunakan fungsi level pada Photoshop. Berikut caranya:
1. Buka file gambar yang ingin diperbaiki.
2. Klik pada bagian menu atas : image > adjustment > level (shortcut: ctrl + L).

3. Setelah di klik, layar histogram akan terbuka. Histogram adalah sebuah grafik yang menggambarkan bagaimana cahaya yang tertangkap oleh sensor kamera. Secara garis besar grafik histogram ini terbagi menjadi 3 bagian, dark area (D), mid area (M), dan light area (L).

Maksudnya, apabila grafik tersebut memiliki kecenderungan didaerah kiri, maka bisa dikatakan foto tersebut memiliki daerah yang cukup banyak didaerah “Dark” atau memiliki daerah yang berwarna hitam.
Foto yang saya gunakan pada contoh ini memiliki histogram seperti demikian. Hal ini disebabkan karena setingan kamera yang mengakibatkan foto menjadi under exposed. Seperti yang terlihat di histogram dibawah ini, sangat sedikit cahaya pada daerah “Light”. Sedangkan pada daerah Mid dan Dark cukup terisi.

Sehingga untuk memperbaikinya adalah dengan menggeser “White Point” kearah kiri hingga hampir mendekati gunung grafik. Dan klik OK.

Alasan saya dengan menggeser white point hingga hampir mendekati daerah grafik yang naik adalah supaya daerah putih pada foto tidak menjadi overexposed. Overexposed dengan kata lain memiliki daerah yang kehilangan detail karena putih terang.
Perhatikan setelah kita menggeser White point kearah kiri dan meng-klik OK, jika kita buka kembali histogram kita (shortcut: ctrl + L) maka histogram foto tersebut berubah menjadi seperti ini.

Sekarang Light Area pada histogram foto ini telah terisi. Dan efeknya pada foto adalah menjadi lebih terang. Namun, grafik histogram kini memiliki daerah kosong yang ditunjukkan garis vertical yang berwarna putih. Sehingga histogram ini tidak rapat lagi. Hal ini menandakan bahwa pada daerah itu, foto kehilangan detail. Hal ini disebabkan karena penggunaan file format JPEG yang sudah di kompresi oleh kamera, sedangkan jika kita menggunakan file format RAW dan mengkonversikannya kedalam bentuk TIFF 16bit, maka masalah ini tidak akan muncul.
4. Setelah “white point” kita perbaiki, maka tampilan foto akan berubah menjadi seperti ini.

Langkah berikutnya adalah kita perbaiki daerah Mid nya dengan cara yang sama, yaitu menggeser Mid Point kearah kiri.

Daerah Mid ini biasanya adalah daerah objek kita, dan daerah lainnya yang memiliki cahaya hampir sama dengan objek. Untuk mengeceknya, bisa gunakan Curves (shortcut: ctrl + M) untuk mengetahui dimana cahaya objek kita berada (dark, mid atau light). Dengan mengaktifkan Curves, gunakan “eye dropper pointer” didaerah objek kita (terutama muka), kemudian klik dan tahan. Pada grafik curves terdapat garis diagonal, apabila ketika kita klik wajah objek kita dan pada grafik ditunjukkan berada pada daerah titik tengah dan keatas, maka cahaya pada objek bisa dikatakan cukup normal.

Note: tidak semua objek akan berada di daerah yang sama. Warna kulit akan mempengaruhi keberadaannya di curves.
Jika, ingin menaikkan daerah wajah objek saja tanpa mempengaruhi daerah lainnya maka kita harus menggunakan fungsi dodge & burning.